Lalu apa yang tersisa dari kegelapan itu? Wajah-wajah kelabu yang memikul rahasia. Tak ada yang tahu jika mereka menangis kemarin malam, menyesali setiap detik palsu yang mereka tunggu tak kunjung datang.
Aku, ada di satu penjuru tanah ini. Menembus gugusan rasi yang tak pernah dinamai. Menggumamkan raungan kurcaci yang menyanyi di kepalaku, sambil mengharap wajahmu ada di satu sudut jalan itu.
Di suatu lajur barisan lampu di tepian kota, aku bertanya: Apa kabarmu di sana? "Lupakan saja orang yang tak bisa kau isi hatinya," jawab pohon belimbing. Ia akan ditebang oleh pemiliknya besok, ia tak pernah berbuah uang.
0 comments:
Post a Comment