December 07, 2010

December 05, 2010

lagi.

selamat datang kembali ke tempat itu bulan, kau sudah datang dua kali sejak saat itu.
sejak malam yang kau tahu berkesan "pagi" karena melahirkan sesuatu.

semoga kau tak cepat-cepat bosan mendengar kata "kami" sebagai kata ganti "dia dan aku".
karena aku masih ingin beberapa kali, lagi dalam keadaan yang sama seperti ini, men-spesial-kan posisimu yang tepat di situ.

hi-five!

November 13, 2010

Kita.

Kita bertemu di satu titik.
Mencoba membuatnya menjadi garis.
Lalu mulai membuat belokan di garis itu.
Kita bagai dua anak empat tahun yang mencoba menggambar sesuatu.
Tak selalu berisi kenyataan.
Sepatut kita dipenuhi khayalan.
Mungkin sebuah gambar matahari tersenyum di balik kapas langit.
Kita coba buat seindah mungkin.

Sampai suatu saat yang pasti kita akan terhenti, mungkin juga berhenti.
Crayon itu akan habis.
Ataukah kertas kita menjadi terlalu penuh terisi coretan kita.
Mungkin tangan kita yang lelah bergerak.
Bisa juga karena ada tangan usil yang mencoret karya kita.
Aku sadar itu, kau pun sepantasnya juga.

Tapi untuk apa memikirkannya sekarang?
Kita terlalu asik berkarya untuk menjadi peramal.
Kita anak TK yang sedang tak tertarik pada perosotan dan ayunan.
Kita masih sedang menggambar.
Dan kita berbakat.
Diandaikan kau anak berponi ahli pembuat sketsa dan aku bocah beringus yang pandai mewarna.
Kita sangat pantas dipadu.

Kita dua pikiran berbeda.
Kita bukan tangan kiri dan kanan dengan satu otak manusia.
Suatu saat aku akan ngambek tak suka dengan sketsamu.
Di lain detik kau akan komplain banyak dengan warnaku.
Saat itu kita bisalah licik mengambil sedikit hak tugas yang lainnya.
Kau mencampur warnaku dengan inginmu.
Sebaliknya aku merubah sedikit sketsa indahmu.
Kita harus bisa menerimanya, karena kita menggambar bersama.

Ijinkan aku berkomentar sedikit rasional.
Mungkin karena aku terlibat di dalamnya, kurasa gambar kita luar biasa.
Selama kita masih bisa, mari lanjutkan menggambar.
Aku menyukainya.
Dari coretanmu, kurasa kau pun juga.
Kita bisa, kita masih sanggup.
Karena kelas kita baru dimulai dan sekarang masih jam 8.
Waktu kita masih lama.
Crayon kita masih panjang.
Ruang di kertas kita masih luas.
Tangan kita masih penuh energi.
Imajinasi kita masih segar.
Aku masih terlalu asik untuk memikirkan untuk berhenti.
Kuharap kau pun masih menghargai gambar ini.

Ayo kita lanjutkan!
Agar aku tetap bisa mewarna sketsa-sketsa itu.
Dan sebelum tak ada warna lagi di sketsamu.

Ayo kita lanjutkan!
Gambar ini indah.

Kita masih TK dan kita tak pernah bersalah.
Matahari di belakang awan itu sepertinya kesepian.
Hey Nyebik, ayo kita gambar matahari lagi!
Tanpa tertutup awan sebagai teman.
Yang kuning cerah dan tersenyum.

October 29, 2010

Dua gelas kopi kemarin hari.

Aku dan dia berbeda.
Tapi kami berusaha tetap berbeda, karena perbedaan itu keindahan dunia.
Aku dan dia nekat.
Tapi kami telah temukan cara-cara unik untuk terus bisa berdiri bertahan dengan kuat.

Aku dan dia tertentang.
Tapi kami tak menyerah dan balik menentang.
Aku dan dia diragukan.
Tapi kami terbukti sanggup bertahan. 

Aku dan dia yakin.
Karena kami bisa melalui malam ini.
Aku dan dia percaya.
Bahwa 'kata itu' telah berkerja tadi.

Aku dan dia adalah satu dari banyak 'kami' yang sulit diterima dunia.
Kami adalah satu dari banyak 'aku dan dia' yang dunia sulit terima.

Sebuah malam non-rabu telah meyakinkanku.
Terimakasih, Pacarku.

October 25, 2010

October 12, 2010

anyar!

aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaanyar! hore hore! jok FUCK koyok seng sektas iki lo ndul!

soue gak ngeblog yo.
Senggol Moulette wes nduwe lagu 2 hey!
judule Lari Pagi!

wes, JSM mesti tunduk mbek SgM saiki!
agagagagagaga.

September 03, 2010

hujan.

hujan tak selalu datang sesuai harapan.
hujan tak selalu pergi sesuai keinginan.
hujan tak selalu indah.
hujan tak selalu sedih.
hujan tak selalu diinginkan.
hujan tak selalu dibenci.
hujan tak selalu gerimis sesaat.
hujan tak selalu menjadi badai.
hujan tak selalu diabadikan.
hujan tak selalu diperhatikan. 





hujan datang berangsur rintik demi rintik.
hujan kembali menyatu di bumi dalam genangan.










mungkin hujan datang karena merindukan bumi.
mungkin hujan pergi karena sudah cukup letih untuk terus jatuh.







perasaan manusia adalah hujan.

August 21, 2010

August 08, 2010

August 06, 2010

August 02, 2010

Filsafat Pelangi

Hujan tak selalu menghasilkan pelangi.

Tapi pelangi selalu datang setelah hujan.

Sebenarnya kita selalu bisa melihat pelangi setelah hujan.

Tergantung sudut antara pandangan kita dengan cahaya.

Kita tak selalu melihatnya karena hanya diam di suatu tempat dimana sudut itu tak tepat.

Cobalah berpindah.

July 24, 2010

July 22, 2010

am i who i was?

who am i?

i dont remember when have i changed.
i dont even realize that ive been changing.
or maybe someone can tell me wether i am still the same or not?

i think it is another side effect of my former heartbreaking story of love.

i still cant put my affection to any girl ive met, maybe because of it.

fuck the you.
what the hell is really going on me?

i want to get back in line.
where i can miss a girl, trying so hard to get her, or the part where i get some butterflies whenever she look at me.
i really wish soon a girl will bring me back those sensations.

i guess that i should put a theme song for this post.
i'd prefer Merah by Monkey to Millionaire

January 18, 2010